Pengalaman Menggunakan VPS dari Aruba Cloud

Pengalaman Menggunakan VPS dari Aruba Cloud – Sebelumnya saya pernah melakukan benchmark vps Aruba Cloud. Artikelnya pernah saya publish di LinuxSec dengan judul Benchmark VPS dari Aruba Cloud. Waktu itu saya melakukan benchmark VPS dengan harga paling murah. Hasilnya, data benchmark menunjukkan performa VPS di Aruba Cloud tidak mengecewakan.Akhirnya saya beli yang harga 12.5 EURO per bulan untuk keperluan web server. Untuk spek nya kira-kira seperti ini:

Kembali saya lakukan benchmark. Hasilnya tidak jauh beda dengan benchmark saya sebelumnya. Selanjutnya install semua keperluan web server seperti Nginx, mysql-server, PHP, fail2ban, dll.

Dan disinilah saya mendapatkan pelajaran berharga. Hasil benchmark vps yang masih fresh tidaklah mutlak. VPS dari Aruba sering mati tanpa sebab yang menyebabkan website saya offline. Yang perlu diketahui, ini bukan karena kesalahan konfigurasi atau ketidakmampuan Aruba Cloud menampung jumlah pengunjung, tapi memang droplet yang saya pakai bermasalah.

Hampir setiap hari saya mendapatkan notifikasi server saya down. Bahkan di beberapa kasus saya harus merestart droplet dari panel di Aruba Cloud karena saat login ke ssh tidak ada respon (RTO). Bisa saya pastikan bukan DDOS attack.

Dukungan dari Aruba sendiri saya rasa juga kurang. Saya pernah menanyakan masalah ini dan balasan email dari mereka lebih dari 24jam. Mereka hanya bilang akan melakukan pengecekan dan akan mengabari secepatnya meski pada akhirnya malah tidak ada kelanjutan. Akhirnya saya memutuskan untuk pindah provider.

Dari pengalaman pribadi saya, disini saya kurang merekomendasikan Aruba Cloud. Harga memang lebih murah, tapi kualitas sangat buruk. Dari cerita beberpa teman, mereka juga mengalami hal serupa. Jika kalian memiliki pengalaman lain, silahkan dishare lewat kolom komentar. 😀

Shares

2 Comments

Leave a Reply