Sekumpulan Kera yang Mencari Hiburan di YouTube

Sekumpulan Kera yang Mencari Hiburan di YouTube. Beberapa waktu yang lalu saya menyadari bahwa sekarang bukan cuma manusia saja yang mencari hiburan lewat platform berbagi video, YouTube. Ternyata sekumpulan kera pun mencari hiburan di YouTube. Nah bagaimana cara kita membedakan bahwa viewer sebuah video adalah manusia atau kera? Disini saya akan mengulasnya.

Sebelumnya, buat yang belum tau, kera itu yang seperti ini:

Eh maaf salah gambar, itu bukan kera, tapi babu. Kera itu yang seperti ini:

Astaga salah lagi, itu bukan kera tapi tukang kue. Kera itu yang seperti ini:

Oke balik lagi ke topik. Kita bisa membedakan penonton dari video adalah kera atau manusia berdasarkan komentar di video tersebut. Komentar dari manusia biasanya akan nyambung dengan video tersebut, bisa berupa pujian, bisa berupa komentar bernada nostalgia, atau bahkan berupa kritik. Contoh:

  • lagunya keren. patut diapresiasi.
  • untuk ide saya pikir sudah bagus, tapi perlu efek efek yang dibrikan terlalu berlebihan
  • lagu ini mengingatkan saya pada masa kecil. dulu saya sering denger lagu ini.

Dan komentar-komentar lain. Intinya komentar yang nyambung dengan video.

Sementara kera saay berkomentar di video YouTube biasanya lebih ke komentar yang “ngemis” like. Ada banyak jenis komentar perkumpulan kera ini, tapi rata rata memang komentar yang tujuannya adalah mendapatkan like dari viewer lain, dengan harapan dia menjadi top commentator di video tersebut (mungkin). Beberapa diantaranya:

2019? 2019?

Komentar ini dimaksudkan agar sekawanan kera lain yang melihat video tersebut di tahun 2019 menyukai komentar tersebut. Komentar yang bernada sama namun dengan kalimat berbeda contohnya “yang nonton di bulan Juni 2019 like”. Intinya komentar ini benar benar gak nyambung dengan video, komentar yang hanya menunjukkan kapan dia memberikan komentar di video tersebut, dan mengajak sekawanan kera lain untuk menyukai komentar tersebut.

Apa Cuma Gue Disini yang …. ?

Liat video sedih dikit “apa cuma gue disini yang dengerin sambil nangis?”, liat video lucu dikit “apa cuma gue yang liat sambil ngakak?”. Iya cuma lu dan kera kera lainnya antek MCI gagal upgrade yang di tahun 2019 masih suka komen ‘ApA CuMa gW?”. Gausah sok merasa spesial hingga ngerasa apa apa cuma lo doang bos.

Like = Supoort

Komentar jenis ini biasanya dipakai oleh spesies kera paling tolol yang dikasih akses internet oleh majikannya. Mereka mengemis like dari komentator lain, bahkan dengan narasi komentar yang dibuat sesedih mungkin. Contohnya, “tahun lalu ibuku meninggal. dia sangat menyukai lagu ini. tolong like komentar ini agar ibuku yang ada di surga senang“. Go fuck yourself dude. Turut berduka cita jika memang benar ibumu meninggal, tapi mengemis like dengan cara seperti itu hanya dilakukan oleh sekawanan kera, bukan manusia berakal.

Oke mungkin itu beberapa komentar di YouTube yang bisa diidentifikasi jika komentar tersebut ditulis oleh seekor kera. Jika kalian menemukan komentar lain yang mungkin juga ditulis oleh kera, bisa komen dibawah. Biar saya update artikelnya.

Shares

5 Comments

Leave a Reply